Perubahan ekonomi dan
peningkatan pendapatan
masyarakat tani ke arah yang lebih
baik adalah salah satu tujuan
terpenting dari budidaya yang
dilakukan.
Peningkatan ekonomi itu harus
dapat diwujudkan, terutama melalui
peningkatan produktivitas pertanian.
Hal ini sangat berkaitan dengan
rancangan perbaikan teknik
budidaya di suatu daerah yang
harus didasarkan pada faktor biofisik
dan keadaan sosial, budaya, dan
ekonomi setempat dengan tujuan
agar produktivitas pertaniannya
dapat menjamin pendapatan petani
yang cukup tinggi untuk mendukung
kehidupan yang layak.
Dengan demikian penetapan
rancangan budidaya dan pemilihan
jenis komoditas yang akan
diusahakan di suatu daerah harus
dilakukan bersama- sama antara
pemerintah,peneliti dan masyarakat
petani.
Di samping itu perlu di
pertimbangkan jaminan terhadap
kelestarian lingkungan hidup. Setiap
buidaya tanaman yang dilakukan
disamping dapat meningkatkan
produktivitas, juga harus dapat
menekan/ mencegah penurunan
kualitas lingkungan (environmental
degradation) sehingga kenyamanan
hidup masyarakat dapat terjaga
secara lestari.
Karena itu tujuan akhir dari segala
upaya yang dilakukan pada setiap
usaha bertanam, apapun yang
dilakukan adalah untuk
mendapatkan hasil yang setinggi
mungkin baik dari segi kuantitas
maupun kualitas apakah itu berupa
bagian generatif atau vegetatif.
Pada kondisi yang kurang
menguntungkan atau dalam upaya
memperbaiki tingkat produktivitas
suatu jenis tanaman, pengetahuan
yang luas mengenai tanaman itu
sendiri khususnya menyangkut
proses produksi yang diperlukan
untuk menghasilkan produksi
optimum mutlak diperlukan.
Analisis konseptual dalam
mengidentifikasi seluruh faktor-faktor
pembatas produksi merupakan
landasan utama dalam
meningkatkan hasil pertanian.
Aspek budidaya meliputi tiga aspek pokok, yaitu: 1. Aspek pemuliaan tanaman 2. Aspek fisiologi tanaman 3. Aspek ekologi tanaman Ketiga aspek ini merupakan suatu gugus ilmu tanaman (crop science) yang langsung berperan terhadap budidaya tanaman dan sekaligus terlihat pada produksi tanaman. Hasil pemuliaan tanaman, berupa varietas yang memiliki berbagai sifat unggul. Akan tetapi sifat unggul ini hanya akan muncul bila teknik budidaya yang dilakukan sesuai dengan sifat yang diinginkan varietas unggul tersebut. Dengan kata lain keberhasilan dalam penggunaan varietas unggul sangat tergantung pada bagaimana pelaku budidaya telah melakukan tindak budidayanya secara benar. Peningkatan produksi pangan tidak hanya mengandalkan penemuanpenemuan varietas-varietas baru yang mempunyai kelebihankelebihan tertentu, tetapi juga harus memperbaiki metoda atau teknik budidayanya serta mengusahakan cara bertanam yang benar. Pemulia tanaman terus berupaya untuk me...
Komentar
Posting Komentar