Langsung ke konten utama

Mikrosporogenesis dan makrosporogenesis

1. Mikrosporogenesis

Mikrosporogenesis merupakan proses pembentukan gamet jantan. Terjadi di dalam kepala sari. Di dalam kepala sari, terdapat kantung serbuk sari yang di dalamnya ada berbagai sel-sel induk serbuk sari (mikrospora) yang diploid. Supaya nggak bingung, perhatikan deh gambar di bawah:

gametogenesis : tahapan pembentukan mikrosporogenesisTahapan pembentukan mikrosporogenesis (Sumber: pintarbiologi.com)

Adapun tahapan pembentukan mikrosporogenesis secara lengkap adalah sebagai berikut:

  1. Sel induk mikrospora melakukan pembelahan meiosis I dan menghasilkan sepasang sel haploid.
  2. Sepasang sel haploid membelah meiosis II menghasilkan 4 mikrospora haploid yang berkelompok menjadi satu (tetrad).
  3. Setiap mikrospora mengalami pembelahan kariokinesis sehingga menghasilkan 2 inti haploid. Yaitu inti vegetatif (inti saluran serbuk sari) dan inti generatif.
  4. Inti generatif membelah secara mitosis sehingga membentuk dua inti sperma yang dikenal dengan inti generatif I dan inti generatif II.

2. Megasporogenesis

Megasporogenesis merupakan pembentukan gamet betinaBerlangsung di dalam ovarium (bakal buah). Di dalam ovarium, terdapat bakal biji (ovulum) yang mengandung sel induk megaspora.

gametogenesis : tahapan megesporogenesisTahapan megesporogenesis (Sumber: pintarbiologi.com)

Tahapan megasporogenesis lengkap pada tumbuhan berbiji meliputi:

  1. Sebuah sel induk megaspora dengan inti diploid di ovarium mengalami pembelahan meiosis I dan menghasilkan dua sel haploid.
  2. Kedua sel haploid tersebut mengalami pembelahan meiosis II sehingga menghasilkan 4 megaspora haploid.
  3. Tiga anakan di antaranya mengalami degenerasi (mati).
  4. Megaspora yang masih hidup mengalami 3 kali mitosis diikuti kariokinesis tanpa sitokinesis dan dihasilkan sel besar (kandung lembaga muda) dan 8 inti haploid.
  5. 8 inti anakan tersebut adalah 2 kandung lembaga sekunder, 3 antipoda, 2 sel sinergid, dan 1 ovum.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aspek Budidaya

Aspek budidaya meliputi tiga aspek pokok, yaitu: 1. Aspek pemuliaan tanaman 2. Aspek fisiologi tanaman 3. Aspek ekologi tanaman Ketiga aspek ini merupakan suatu gugus ilmu tanaman (crop science) yang langsung berperan terhadap budidaya tanaman dan sekaligus terlihat pada produksi tanaman. Hasil pemuliaan tanaman, berupa varietas yang memiliki berbagai sifat unggul. Akan tetapi sifat unggul ini hanya akan muncul bila teknik budidaya yang dilakukan sesuai dengan sifat yang diinginkan varietas unggul tersebut. Dengan kata lain keberhasilan dalam penggunaan varietas unggul sangat tergantung pada bagaimana pelaku budidaya telah melakukan tindak budidayanya secara benar. Peningkatan produksi pangan tidak hanya mengandalkan penemuan￾penemuan varietas-varietas baru yang mempunyai kelebihan￾kelebihan tertentu, tetapi juga harus memperbaiki metoda atau teknik budidayanya serta mengusahakan cara bertanam yang benar. Pemulia tanaman terus berupaya untuk me...

PUPUK,ZPT, DAN PESTISIDA

PUPUK Pupuk adalah suatu bahan yang mengandung satu atau lebih unsur hara atau nutrisi bagi tanaman untuk menopang tumbuh dan berkembangnya tanaman. Unsur hara yang diperlukan oleh tanaman adalah: C, H, O (ketersediaan di alam melimpah), N, P, K, Ca, Mg, S (hara makro), dan Fe, Mn, Cu, Zn, Cl, Mo, B (hara mikro). Pupuk dapat diberikan lewat tanah, daun, atau diinjeksi ke batang tanaman. Jenis pupuk adalah bentuk padat maupun cair. Berdasarkan proses pembuatannya pupuk dibedakan menjadi pupuk alam dan pupuk buatan. Pupuk alam adalah pupuk yang didapat langsung dari alam, contohnya fosfat alam, pupuk kandang, pupuk hijau, kompos. Jumlah dan jenis unsur hara yang terkandung di dalamnya sangat bervariasi. Sebagian dari pupuk alam dapat disebut sebagai pupuk organik karena merupakan hasil proses dekomposisi dari material mahluk hidup seperti, sisa tanaman, kotoran ternak, dan lain-lain. Jenis pupuk lain yang dihasilkan dari proses pembuatan pabrik biasa disebut dengan pupuk buatan. Kadar, h...

Cara menentukan teknik budidaya tanaman

Assalamu'alaikum wr.wb. Teman-teman,pada blog ini kita akan membahas bagaimana sih cara mempersiapkan budidaya tanaman Nah,untuk melakukan budidaya tanaman kita harus tahu syarat tumbuh tanaman yang akan kita budidayakan.Dibawah ini,mari kita bahas tentang persyaratan tumbuh tanaman Tanaman dalam pertumbuhan dan perkembangannya sangat dipengaruhi oleh faktor lingkungan atau ekologi dimana tanaman tersebut tumbuh.Tanaman yang ditumbuhkan pada lingkungan yang memenuhi kebutuhan syarat tumbuhnya,tanaman akan tumbuh dan berproduksi secara optimal,begitu pula sebaliknya. Faktor lingkungan yang mempengaruhi pertumbuhan dan produksi tanaman dapat di kelompokkan atas: 1)Faktor iklim(cahaya,suhu,keadaan udara) 2)Faktor medium tumbuh(tanah,air) 3)Faktor biologis(organisme bermanfaat dan tidak bermanfaat Yang pertama kita bahas dulu faktor iklim a.radiasi matahari Energi matahari adalah sumber utama dari energi atmosfir,penyebarannya di seluruh mula bumi adalah merupakan pengendali...